Kehidupan Rohani

Spiritualitas Minggu Ini

Dari Gembala Sidang

Sapaan Gembala

Babi Bakar GKI Depok

Dalam rangka turut serta dalam gerakan pengembangan digital ministry dalam lingkup GKI, GKI Depok melalui pendeta jemaat, Pdt. Markus Firmanto Adji, akan rutin menyapa segenap umat GKI Depok lewat ren...
Renungan Singkat

Sapaan Firman

Merancang Gereja yang "Asik": Membangun Ekosistem Pelayanan yang Relevan dan Ramah

07 Jun 2026
Mas Gemini
Seringkali kata "asik" dikonotasikan dengan sekadar hiburan, lampu warna-warni, atau musik yang ingar-bingar. Namun, dalam konteks pertumbuhan iman, gereja yang "asik" memiliki makna yang jauh lebih dalam.
Panduan Harian

Bacaan Alkitab Mingguan

Senin 08 Jun

Imamat 15:25-31, 22:1-9 ; 2 Korintus 6:14-7:2 TB2

Selasa 09 Jun

Hosea 8:11-14, 10:1-2 ; Ibrani 13:1-16 TB2

Rabu 10 Jun

Hosea 14:1-9 ; Matius 12:1-8 TB2

Kamis 11 Jun

Keluaran 4:18-23 ; 2 Ibrani 3:1-6 TB2

Jumat 12 Jun

Keluaran 4:27-31 ; Kisah Para Rasul 7:35-43 TB2

Sabtu 13 Jun

Keluaran 6:28-7:13 ; Markus 7:1-13 TB2

Mutiara Iman

Renungan Minggu Ini

Hidup Dalam Harmoni Tritunggal

Bahan Bacaan: (Matius 28:16-20)

          Di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh perbedaan, manusia sering kali kehilangan arah dalam membangun relasi. Minggu Trinitas mengajak gereja berhenti sejenak untuk memandang Allah yang menyatakan diri sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dalam Allah Tritunggal, kita menemukan kasih yang saling menghidupi, melengkapi, dan memuliakan. Dari relasi ilahi itulah, gereja belajar bahwa harmoni sejati tidak lahir dari keseragaman, tetapi dari kasih yang mempersatukan. 
           Dalam Matius 28:16–20, Yesus yang bangkit datang kepada murid-murid-Nya yang masih bergumul dengan keraguan. Namun, di tengah ketidaksempurnaan itu, Yesus tetap memanggil dan mengutus mereka. Mereka diutus untuk menjadikan semua bangsa murid dan membaptis di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, Baptisan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus menjadi tanda bahwa hidup orang percaya bukan lagi hidup yang berjalan sendiri, melainkan hidup yang masuk ke dalam persekutuan kasih Allah Tritunggal. Sebuah kehidupan yang dipelihara, diarahkan, dan dikuatkan oleh penyertaan Allah sendiri. 
            Nilai kehidupan masyarakat Simalungun menolong kita melihat gambaran harmoni itu secara lebih dekat. Dalam Tolu Sahundulan, setiap relasi dijalani dengan hormat, keseimbangan, dan kasih. Ada kesadaran bahwa kehidupan bersama hanya dapat bertahan ketika setiap pribadi mau menjaga sesamanya dengan hati yang tulus. Nilai ini mengingatkan kita bahwa hidup dalam harmoni Tritunggal juga berarti belajar keluar dari ego diri, lalu hadir sebagai pribadi yang membawa damai dan penguatan bagi orang lain. 
           Hal yang sama juga tampak dalam gerak tor-tor dan irama gual Simalungun. Keindahannya lahir bukan karena satu gerak atau bunyi yang berdiri paling menonjol, melainkan karena semuanya berjalan dalam keteraturan dan keselarasan. Demikian pula kehidupan iman: gereja dipanggil bukan untuk saling bersaing, melainkan berjalan bersama dalam irama kasih Allah. Seperti hiou yang menyelimuti dengan kehangatan dan perlindungan, demikian pula kasih Allah menyertai umat-Nya sampai akhir zaman. Karena itu, hidup dalam harmoni Tritunggal bukan hanya pengakuan iman di bibir, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih, menjaga kesatuan, dan menjadi saksi Allah di tengah kehidupan sehari-hari. 
Renungan Media
Renungan Media
Renungan Minggu Ini

Hidup Dalam Harmoni Tritunggal

Bahan Bacaan: (Matius 28:16-20)

Penulis: (EADP, MRPen-BSB 2026 | Langgam Batak Simalungun)

          Di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh perbedaan, manusia sering kali kehilangan arah dalam membangun relasi. Minggu Trinitas mengajak gereja berhenti sejenak untuk memandang Allah yang menyatakan diri sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dalam Allah Tritunggal, kita menemukan kasih yang saling menghidupi, melengkapi, dan memuliakan. Dari relasi ilahi itulah, gereja belajar bahwa harmoni sejati tidak lahir dari keseragaman, tetapi dari kasih yang mempersatukan. 
           Dalam Matius 28:16–20, Yesus yang bangkit datang kepada murid-murid-Nya yang masih bergumul dengan keraguan. Namun, di tengah ketidaksempurnaan itu, Yesus tetap memanggil dan mengutus mereka. Mereka diutus untuk menjadikan semua bangsa murid dan membaptis di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, Baptisan dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus menjadi tanda bahwa hidup orang percaya bukan lagi hidup yang berjalan sendiri, melainkan hidup yang masuk ke dalam persekutuan kasih Allah Tritunggal. Sebuah kehidupan yang dipelihara, diarahkan, dan dikuatkan oleh penyertaan Allah sendiri. 
            Nilai kehidupan masyarakat Simalungun menolong kita melihat gambaran harmoni itu secara lebih dekat. Dalam Tolu Sahundulan, setiap relasi dijalani dengan hormat, keseimbangan, dan kasih. Ada kesadaran bahwa kehidupan bersama hanya dapat bertahan ketika setiap pribadi mau menjaga sesamanya dengan hati yang tulus. Nilai ini mengingatkan kita bahwa hidup dalam harmoni Tritunggal juga berarti belajar keluar dari ego diri, lalu hadir sebagai pribadi yang membawa damai dan penguatan bagi orang lain. 
           Hal yang sama juga tampak dalam gerak tor-tor dan irama gual Simalungun. Keindahannya lahir bukan karena satu gerak atau bunyi yang berdiri paling menonjol, melainkan karena semuanya berjalan dalam keteraturan dan keselarasan. Demikian pula kehidupan iman: gereja dipanggil bukan untuk saling bersaing, melainkan berjalan bersama dalam irama kasih Allah. Seperti hiou yang menyelimuti dengan kehangatan dan perlindungan, demikian pula kasih Allah menyertai umat-Nya sampai akhir zaman. Karena itu, hidup dalam harmoni Tritunggal bukan hanya pengakuan iman di bibir, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih, menjaga kesatuan, dan menjadi saksi Allah di tengah kehidupan sehari-hari. 
Persekutuan & Liturgi

Ibadah Minggu Ini

KEBAKTIAN 06.00 WIB (Offline)

07 Jun 2026 • 06:00 WIB

Pengkhotbah

Pdt. Markus Firmanto Adji

Liturgos

Pnt. Raden P.S. Sainturi

KEBAKTIAN 10.00 WIB (Hybrid)

07 Jun 2026 • 10:00 WIB

Pengkhotbah

Pdt. Markus Firmanto Adji

Liturgos

Pnt. Andi S. Bangun

KEBAKTIAN 18.00 WIB (Offline)

07 Jun 2026 • 18:00 WIB

Pengkhotbah

Pdt. Markus Firmanto Adji

Liturgos

Pnt. S. Farel Hasibuan

Detail Petugas Kebaktian

Tema
Bacaan Alkitab
Nyanyian
Pelayan Firman
Primus
Liturgos
Lektor
Pemazmur
Pewarta
Kolektan
PPK
Statistik
Pemusik
Pemandu
Multimedia
Kolekte
Gedung gereja
Jemaat beribadah
Mengenal GKI Depok

Bertumbuh Bersama Dalam Kasih

GKI Depok hadir sebagai gereja yang bersahabat, terbuka, dan inklusif. Kami rindu menjadi rumah rohani di mana setiap orang dapat mengalami kasih Tuhan, menemukan tujuan hidup, dan diperlengkapi untuk menjadi berkat di tengah masyarakat.

  • Berakar pada Firman Tuhan
  • Persekutuan yang Hangat & Peduli
  • Pelayanan yang Berdampak
Kenali Kami Lebih Dekat
Instagram Kami

Ikuti Kami di Sosial Media

Ikuti Instagram komisi-komisi kami untuk melihat berbagai dokumentasi kegiatan dan info terbaru secara langsung.